Sabtu, 05 November 2011

KISAH PELAKSANAAN IGOS



IMKOBAL GOES TO SCHOOL (IGOS) adalah event yang di kemas oleh Ikatan Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung (IMKOBAL) yang di buat untuk memberikan Program Edukasi Seni Budaya dan Pariwisata di Kalangan Remaja Sekolah Menengah di  Bandar Lampung.  Mengingat Dunia remaja sangatlah rentan dengan perubahan modernitas.  Ke-Labilan jiwa dan mentalitas dapat menjadikan remaja sebagai korban dari kemajuan zaman.  Ini tentu dapat di lihat dari semakin sedikitnya remaja kini mengerti dan memahami jenis seni dan budaya local terlebih potensi  wisata di lingkungan dimana ia berada.  Mengingat program ini tidak hanya tentang seni budaya tetapi juga tentang pembekalan Soft Skill pada kalangan muda,  maka IMKOBAl mengemas kegiatan ini dengan sangat menarik dan atraktif.  Seluruh peserta IGOS terlibat secara aktif dalam semua materi yang di berikan.  


Kegiatan Imkobal Goes To School (IGOS) 2011 putaran pertama ini  di gelar di 5 (lima) sekolah pilihan di Bandar Lampung ; SMA Negeri 12, SMA Negeri 2, SMA Negeri 10, SMA AL KAUTSAR dan SMA Negeri 9 Bandar Lampung. Pemilihan 5 sekolah pelaksanaan IGOS perdana ini bukan tampa alasan.  Di tetapkannya ke lima sekolah tersebut mengingat dari 5 sekolah tersebut ada perwakilan dalam jajaran finalis dan pemenang tahun 2011.  Dan ini sekaligus menjadikan ke lima sekolah tersebut sebagai sebuah Sekolah Binaan untuk Talent setiap Siswa yang ada di sekolah tersebut.

Logo Imkobal Goes To School 

Selain Materi edukasi Seni, Budaya dan Pariwisata yang di bawakan oleh Ketua IMKOBAL – Kak Billy, ada juga Materi Komunikasi Efektif – oleh Peter – Mekhanai Pariwisata 2010, Lalu ada pula personality and Development Program yang menitikberatkan pada 3 hal utama ; Personality, Mentalitas dan Talent yang di Bawakan oleh Sekretaris IMKOBAL – Indra Pradya.  Selain itu pula, IMKOBAl kerap menampilkan pemateri tamu untuk materi  Talent Building ; Singing, diantaranya ; Semarjaya Is – Pemateri Talent Building di SMA Negeri 12 dan Yuke Elvandari – Pemateri Talent Building di SMA Negeri 9 Bandar Lampung.
Dalam Pelaksanaanya ada banyak hal yang terjadi pada Program ini.  Kejadian Lucu dan Konyol termasuk juga kejadian yang membuat geram dan naik pitam.  Hal – hal tehnis seperti Sekolah yang mengharapkan dana dari kegiatan bahkan ada  sekolah yang menanyakan pihak sekolah dapat apa?, lalu anak anak dapat apa , dari program ini, selalu jadi ilustrasi unik dalam pengurusan event di setiap sekolah.  Pihak sekolah selalu money oriented .  Selalu berfikir bahwa acara yang di gelar menghasilkan pendapatan pasti untuk menambah penghasilan entah buat pribadi atau buat instansi – tak begitu jelas.  Ada pula kisah Sekolah Unggulan yang menyepelekan program ini. Bisa jadi sudah tabiat para siswa yang merasa sekolah mereka bergelar ‘Sekolah Favorite’ sehingga tak perlu ada kegiatan tambahan pun mereka sudah sangat pintar dan  tak juga butuh informasi lain selain belajar.  Bisa jadi di benak mereka dunia nyata di luar sana tak butuh informasi lain selain pelajaran yang telah di beri di sekolah – Fikiran picik anak remaja zaman sekarang.  Ada pula kisah intern yang saling bahu membahu terlaksananya program edukasi ini.  Beruntung IMKOBAL memiliki  Team yang hebat.  Terima Kasih pada M. Ichtiar Dgm – sebagai Mekhanai Pariwisata 2011 dan juga bertugas menjadi Person In Charge (PIC) keseluruhan Program IGOS 2011 ini,  Terima Kasih juga pada seluruh PIC sekolah yang telah menjembatani  kemauan IMKOBAL dan pihak Sekolah ; Rima Tanaya, Rizky Akbar Kurnadi, Nabila, Siska Maharani, M. Reza Guntara, Ana Khoiriyanah, Ayu Tiara Kancika dan Balqis Thalita Ardila,  Terima Kasih  juga pada Wawan – sang Perlengkapan yang selalu kena ‘semprotan’ amarah kepanikan. Terima Kasih pada Dokumentasi IMKOBAL – Saddam  (Dok/dog?) yang selalu bersedia mengabadikan setiap moment dengan tepat dan proporsional – meski kadang ngaco’… Terima Kasih pada rekan rekan Pemateri  ; M.Fitratullah – Mr. Peter, Para teman teman Penyampai Materi Muli Mekhanai ; Wira Kurniawan, Nabila, Dedi Guswinto, Senja Pratiwi, Dommy Suharda, Farahdiba, Adhi Sofian, Gemayang Sura  dan Iqbal Soripada – Kebaikan dan Loyalitas kalian sangatlah IMKOBAL hargai.  Terima Kasih.  Terima Kasih buat teman teman yang telah mendukung acara ini secara tidak langsung melalui supports dan do’a.  Juga tak lupa sekali lagi terima kasih pada seluruh pihak Sekolah yang telah berkenan menerima  program ini.  Semoga Dapat bermanfaat.  Dan IGOS Putaran kedua akan berlanjut. Bersiap untuk sekolah Menengah di Bandar Lampung lainnya.

Senin, 04 Juli 2011

WAJAH WAJAH MULI MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG

Sejauh yang bisa di himpun oleh Tim Arsip Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung, berikut adalah dokumentasi Foto Muli Mekhanai dari tahun ke tahun.  Memang belum lah lengkap, Karena Ada beberapa tahun yang dokumentasinya tak berhasil di himpun karena seringnya berpindah tugas maupun berpindah kantor Dinas Kebudayaan dan pariwisata Kota Bandar Lampung dari tahun ke tahun.  Tapi setidaknya Foto Foto berikut dapat mewakili sosok Muli Mekhanai Kota Bandar Lampung, meski Admin masih berharap dapat mendapatkan Foto Foto lain yang mungkin suatu hari nanti bisa kembali di publikasikan.

MULI KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2000
NYIMAS DESI LUSIANA




MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2002
HANNY TIARA



 
MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2005
INGGRID



MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2006
NUFANI

MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2006
ELTRA FESADILOP


MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2007
 INDAH MULYATI



MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2007
ARIVO YUNADIKA (Alm - Wafat Juni 2008)



MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2008
FEBBY DELIANA


MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2008
RUDY DWI KURNIAWAN


MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2009
NURFITRIANY


MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2009
ALAN BAGUS SAPUTRA



MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2010
SILVIA UTAMA SARI


MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2010
ACHMAD NIZAR YULIAN




MULI KOTA BANDAR LAMPUNG 2011
FARAHDIBA CITRA OLIVIA



MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2011
DOMMY SUHARDA


ANGKATAN 2008






ANGKATAN 2009
3 PASANG UTAMA TAHUN 2009




FINALIS MULI MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2009







ANGKATAN 2010
3 PASANG UTAMA 2010



FINALIS MULI MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2010



ANGKATAN 2011
3 PASANG UTAMA 2011


FINALIS MULI MEKHANAI KOTA BANDAR LAMPUNG 2011


ANGKATAN 2012
3 PASANG UTAMA 



JAJARAN FINALIST 2012






ANGKATAN 2013
3 PASANG UTAMA


JAJARAN FINALIST 2013






ANGKATAN 2014
3 PASANG UTAMA 










































BERAPA HARGA SEBUAH PENGHARGAAN ?




Selesai acara pemberian plakat atas sebuah prestasi oleh pejabat tinggi negeri, seorang bapak tua berambut putih renta duduk tersandar pada dinding stadion dimana acara penganugerahan prestasi berlangsung.

Di awali rasa iseng, saya bertanya “ kenapa pak ? “, Tanya saya ketika melihat raut wajahnya yang sendu.
“  Menurut adek, ada artinya gak piala dan piagam penghargaan ini bagi saya ? “ sahut si bapak tua.
“ Bagi adek, mungkin dua benda ini bisa menjadi symbol kebanggaan dan dapat di taruh di ruang tamu rumah adek, tapi bagi saya ? “  lanjutnya kemudian.  “  Saya seorang petani gambut dengan tingkat kegiatan  relative sulit dan wilayah kerja yang kotor serta serabutan, apalah arti piala dan piagam ini bagi saya ?.  Saya hanya rakyat kecil, yang tak mementingkan anggapan orang selain modal untuk meneruskan kegiatan berkehidupan saya. “

Beda memang, anggapan sebagian orang terhadap sebuah plakat dan piagam penghargaan yang di terima. Bagi sebagian orang, bisa saja plakat dan piagam penghargaan tersebut  dapat menjadi sesuatu yang prestisius dan menaikkan harga diri seorang yang menerimanya, itu jika sang penerima memang golongan orang yang membutuhkan nilai prestisius.  Tapi lain halnya ketika yang menerima penghargaan berupa plakat dan  piagam tersebut berasal dari kalangan menengah kebawah yang notabene nya butuh dana pasti.  Apalah arti selembar kertas dan seonggok piala yang mereka dapatkan jika tanpa di barengi uang tunai sebagai stimulant semangat mereka untuk berkarya selanjutnya.  Terkadang  pemerintah atau instansi yang memberikan plakat dan penghargaan tersebut tidak meninjau lebih lanjut terhadap apa yang mereka berikan. 

Seyogyanya sebuah kalimat ‘ Penghargaan ‘, tentulah ada harganya sebagaimana kata dasar dari Penghargaan.  Dan kiranya berapa harga dari sebuah penghargaan , tentu layak di sesuaikan dengan seberapa kuat pengaruh dan usaha seseorang dalam mewujudkan dirinya mampu memperoleh penghargaan tersebut.